Showing posts with label Macau. Show all posts
Showing posts with label Macau. Show all posts

Saturday, April 10, 2010

Macau Fisherman's Wharf


Wah, saya lupa. Sebenarnya, dari Macau Tower, saya dan teman-teman pergi ke Venetian lebih dulu. Tapi sudah kadung nulis cerita tentang Fisherman's Wharf. Nggak apa-apa, yaaa...

FYI, Macau
Fisherman's Wharf merupakan theme park alias taman hiburan pertama dan terbesar yang dibangun di Macau. Ada banyak toko, restoran, hotel, dan casino dalam kawasan ini. Lokasi tempat wisata ini ada di dekat pelabuhan dan terminal ferry, Hong Kong-Macau Ferry Pier.

Friday, April 09, 2010

Macau Tower


Setelah mengunjungi Senado Square dan mampir ke St. Paul's Ruins, saya bersama Keshie dan Endy menuju ke Macau Tower naik bus. Saya lupa naik bus nomor berapa. Tapi lebih baik kalau mau bertanya, bertanyalah langsung ke petugas, pak polisi, atau satpam yang berseragam. Kenapa begitu? Dari pengalaman kami bertiga, nggak begitu banyak penduduk lokal yang mengerti bahasa Inggris.

Singkat cerita, kami pun tiba di Macau Tower. Bangunan setinggi 388 meter ini adalah convention dan entertainment centre-nya Macau. Gedung yang berdiri sejak tahun 2001 ini dirancang oleh seorang arsitek bernama Gordon Moller.

St. Paul's Ruins dan Mount Fortress


Baiklah, sudah saatnya saya melanjutkan cerita tentang perjalanan saya di Macau. Setelah mengitari Senado Square, saya, Keshie, dan Endy menuju ke St. Paul's Ruins. Waktu itu Kamis (21/1) pagi. Perasaan sih masih pagi banget, tapi ternyata sudah banyak turis yang mengunjungi situs wisata tersebut. Menurut saya, selama kunjungan saya ke Macau, inilah tempat yang paling oke untuk dilihat.

Tuesday, February 02, 2010

Senado Square


Keshie--I should say--is the architect of this journey. Dia--seperti biasa--paling rajin menyusun itinerary plus mencari info tentang transportasi yang kami perlukan. Sementara Endy, yang agak terobsesi dengan pria berseragam (hihi, termasuk satpam dan petugas keamanan), biasa kami korbankan untuk menanyakan jalur lokasi dan transportasi yang kami nggak paham. Kalau saya, dalam perjalanan kali ini, jadi tukang potret saja.

Rute pertama kami, Kamis (21/1) pagi adalah Senado Square. Lokasinya ternyata sangat dekat dengan hotel kami. Saking semangatnya, kami sempat kelewatan. Senado Square ini sangat terkenal di Macau. Di sini, ada banyak pertokoan yang menjual barang-barang bermerek.

Macau at Night: All about Casino and (Blinding) Lights


So, this is my first impression about Macau. Beautiful at night, full of lights. Banyak pula gedung-gedung tinggi di sana, sampai-sampai Keshie nyeletuk, "Macau aja kayak begini, gimana Hong Kong yang katanya skyscrapper city?"

Oh, ada lagi yang mencolok di Macau. Banyak pria tampan di sana. Serius deh, kalau tinggal di Jakarta, mungkin mereka sudah jadi bintang sinetron. Eits, jangan ketawa. Ini betulan. Mungkin Macau ini kebalikannya Bandung, kata Keshie. "Kalau di Bandung, perempuannya yang cantik-cantik. Cowoknya sih biasa. Nah, kalau di Macau sebaliknya."

Kami tiba di Macau International Airport, Rabu (20/1) malam. Dari bandara, kami naik bus menuju lokasi terdekat dengan hotel kami--disambung dengan berjalan kaki.

January Traveling

Tanggal 20-25 Januari kemarin saya traveling ke Macau dan Hong Kong bareng sobat saya, Keshie, dan kawannya yang nyentrik, Endy. Instead of saying "backpacking", saya memilih untuk bilang "traveling" meskipun kami berbekal bujet yang irit. Soalnya, kami menggeret koper dan sempat menginap selama dua malam di sebuah hotel bintang tiga di Macau.