Sewaktu kuliah dulu, saya punya seorang
kawan. Peter namanya. Dia pernah mentertawakan kebiasaan saya yang
katanya seperti semut.
Hari itu kebetulan kami menghadiri
beberapa kelas yang sama. Kelar dari kelas pertama di Kampus A, kami
harus pindah ke kelas berikutnya di Kampus B. Pergilah kami menuju
kampus B berdua. Jarak kedua kampus itu nggak jauh, kira-kira 200-300
meter. Sepanjang jalan, kami berpapasan dengan kawan-kawan saya.
Kawan: Halo, Jeng. Habis kuliah apa?
Saya: Hei, halo! Blablabla. Eh, kenalin
ini teman gue, Peter.
Lalu kami berpapasan lagi dengan kawan
saya yang lain. Saya dan kawan saling bertegur sapa lagi, dan
lagi-lagi saya bilang, “Btw, kenalin ini teman gue, Peter.”
Hal itu terjadi beberapa kali lagi
sepanjang perjalanan singkat menuju Kampus B. Si Peter pun terkikik.
