Monday, September 28, 2009

Mati Ide? Ah, Nggak Juga!

Saya punya teman yang pintar banget berpuisi. Dia selalu bisa merangkai kata dan memilih kata-kata yang berima. Meski saya nggak suka puisi, saya akui saya kagum sama teman saya itu. Dia seperti nggak pernah kehabisan kata-kata puitis.

Saya penikmat komik. Buktinya, lebih banyak komik terpajang di lemari buku saya—bukan novel, apalagi buku ‘pintar’ tentang manajemen atau buku ‘berat’ soal pengembangan diri. Saya kagum dengan para komikus yang bisa ‘menghidupkan’ karakter 2D di lembaran-lembaran kertas. Saya pikir, beruntung banget orang-orang yang diberi kemampuan untuk menggambar.

Saya juga kagum sama orang-orang kreatif yang jago bikin film, cerdas membuat skrip film, yang bisa membuat animasi, yang pintar mendesain, yang bisa bikin aransemen musik, atau yang bisa memahat patung. Singkatnya, saya kagum sama orang-orang kreatif.

Kalau diperhatikan, sebenarnya kreativitas nggak hanya bisa ditemukan dalam puisi, gambar komik, film dan animasi, atau desain suatu produk. Cara orang berbisnis juga perlu kreativitas. Ehm, penulis juga (seharusnya) masuk dalam kategori pekerja kreatif. Bahkan (menurut saya) seorang penulis blog sekalipun. Tiap orang yang nggak punya bakat musik atau seni, pasti punya cerita untuk dibagi pada teman-temannya. Cerita itu kan bisa jadi bahan tulisan.

Sudah lama banget saya nggak bikin coretan di blog ini. Saya sempat bilang ke rekan saya, “Saya mati ide untuk menulis blog.” Dia bilang, “Masa sih, Jeng?” Setelah saya pikir-pikir lagi, “Iya, masa iya saya nggak punya apapun untuk ditulis di blog ini?”

Untuk para blogger (alias tukang curhat) yang merasa lagi mati ide untuk menulis, ini tips dari saya: look at your life for a moment. Apa ada saat di mana kamu merasa takut atau stress, saat di mana kamu mengalami hal lucu atau mungkin jatuh suka pada seseorang? Punya teman yang menyebalkan di kantor? Baru mengalami liburan yang menyenangkan, baru menghadiri pesta yang asyik? Semua itu bisa jadi bahan cerita dan tulisan. Jadi, jangan bilang kalau kita nggak bisa kreatif. Kalau lagi merasa tumpul dan kehabisan ide, ingat: nggak ada orang yang nggak kreatif, dan kreativitas bisa diasah.

Siapa yang lagi mati ide? Ah, itu kan cuma perasaan situ aja! Ngomong-ngomong, jangan lupa baca Majalah CHIP edisi bulan Oktober 2009 ya. Di edisi itu, saya menulis tentang industri animasi di Tanah Air.

Gambar diambil dari sini.

5 comments:

aura-azzura said...

Ayo Ajeng semangat nge-blog lagi!!

Tapi memang bener tuh: ide bisa dari mana saja, tapi butuh niat untuk merealisasikan ide menjadi bentuk karya :))

Restituta Arjanti said...

hahaha, eno betul! NIAT! ide sih ada segudang di kepala, tapi eksekusinya itu... duh!

emmet24son said...

naaahh.. begitu dunk jeng, bisa kaan? :P

mm... anu jeng.. ada tips untuk ngatasi mati waktu? gw juga blom update blog gw ni :D

Restituta Arjanti said...

@emmet: iya man. bisa! :D nah, kalo utk urusan waktu, gue gak ngerti cara ngatasinya. pinginnya 36 jam per hari yak :D

Danil Edan said...

SemangaDDD good bless you