Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tuesday, October 08, 2013

Edo dan Cerebral Palsy

Gambar: medscape.com

Hari itu, hari pertama saya masuk sekolah sebagai murid SMU. Di tengah-tengah pelajaran, seorang murid masuk ke kelas. Dia datang terlambat, ditemani oleh ibunya. Guru kelas kami memperkenalkan anak itu di depan kelas. “Anak-anak, perkenalkan. Ini Edo, teman sekelas kalian.”

Saya, sama seperti teman-teman sekelas, memperhatikan Edo dengan seksama. Edo menggunakan alat bantu: tongkat dan sepasang sepatu khusus. Pembawaannya tidak seperti anak normal lainnya. Dia berbeda. Waktu itu, saya belum tahu apa yang membuat dia jadi berbeda.
Ada yang menyebut orang-orang seperti Edo, “cacat”. Ada pula yang menyebut mereka, “idiot”. Jahat ya... Saya nggak suka dengan sebutan itu, karena buktinya Edo bisa masuk ke sekolah yang sama dengan saya dan teman-teman saya yang “normal”.

Pada akhir semester pertama, Edo pamit. Mau ke Amerika untuk berlibur bersama keluarganya, katanya. Setelah libur akhir semester berakhir, dia kembali masuk sekolah. Dia membawa oleh-oleh untuk teman-teman sekelas. Saya mendapatkan sebuah emblem bergambar Apollo 11.

Tuesday, August 31, 2010

Donate Blood to Save Lives!


Tadi siang, kawan saya, Nurul, mengirim SMS, menanyakan golongan darah saya. Saya jawab, O+. Saya tebak, kemungkinan besar ada kenalannya yang butuh donor darah. Ada untungnya punya golongan darah O+. Saya bisa jadi donor universal.

Tetapi...

"Lo mau donorin darah, gak? Anaknya temen gue harus dioperasi besok karena gagal jantung dari lahir. Perlu darah O+. Gue juga mau donor, tapi takut ditolak karena Hb rendah. Kalo lo bisa, sore-sore ke kantor gue, Tut. Kita sama-sama ke RSCM, soalnya di kantor yang O+ cuma ada 4 orang," begitu bunyi SMS berikutnya dari si Nurul.

Sunday, June 28, 2009

Penyakit Seribu Wajah

Pagi tadi adik saya berkisah, tentang kakak kawannya yang sakit parah. Gejala sakitnya sulit dikenali, daya tahan tubuhnya menurun.

"Kakak teman gue itu workaholic. Ternyata gaya hidupnya nggak seimbang. Kerja keras, sering lembur, tapi nggak diimbangi makanan yang cukup. Bukan nggak cukup makan ya. Tapi nggak cukup gizinya," kata adik saya.

"Apa kata dokter? Anemia ya?" saya tanya dia. Pasalnya, ada dua karib saya ditempeli penyakit itu--anemia. Sebabnya, gaya hidup yang nggak imbang, terlalu banyak kerja, kurang istirahat, dan (mungkin juga) kurang makan makanan bergizi. Gejalanya, mereka suka pingsan. Badan lemas dan vertigo. Kata dokter, ada kelainan di darah mereka.

Kembali ke cerita adik saya. Dia jawab, "Bukan. Bukan anemia. Dokter sampai susah ngenalin gejalanya. Pernah dikira kena Thypus, pernah juga demam berdarah. Saking parahnya, dokter juga pernah ngira kakaknya itu kena AIDS. Sampai akhirnya, ada sariawan di mulut kakaknya, dan lukanya melebar."

Kali ini tebakan saya nggak mungkin salah. "Lupus ya! Kakak temenlo perempuan?"

"Kok tau?" tanya adik saya.

Iya, saya tau. Beberapa tahun lalu, senior saya--perempuan--meninggal karena penyakit itu. Lupus dikenal sebagai penyakit seribu wajah. Gejalanya sulit dikenali. Kebanyakan penderita Lupus adalah perempuan. Beda dengan HIV/AIDS yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang, Lupus terjadi karena tubuh memproduksi terlalu banyak antibodi, hingga menyerang sistem dan jaringan tubuh penderitanya. Setau saya, belum ada obat untuk penyakit ini.

Sedikit info dari www.lupusindonesia.org, Lupus bisa menyerang kulit, mata, serta organ tubuh vital seperti ginjal, hati, paru-paru, hati, dan darah. Risiko terburuknya adalah kematian. Umumnya, Odipus (orang yang hidup dengan Lupus) harus menghindari stress, nggak boleh kerja berlebihan, dan menghindari kontak langsung dengan sinar matahari.

"Sekarang, kondisi kakak temenlo itu bagaimana?" tanya saya.

"Tinggal menunggu waktu. Umurnya 29 tahun, badannya habis. Bayangin saja, beratnya tinggal 12 kilo," kata adik saya. Kami cuma bisa berdoa, semoga ada keajaiban untuk si kakak.

Untuk teman-teman, terutama yang perempuan, kerja keras boleh, asal jangan sampai lupa waktu. Kesehatan mahal harganya. Working too much is not recommended for health...!

Notes: Posting kali ini nggak dilengkapi gambar ilustrasi. All pictures about Lupus I found on the net was sad pictures. I have no heart to put any of them here.