Showing posts with label FYI. Show all posts
Showing posts with label FYI. Show all posts

Tuesday, February 18, 2014

Mengurus Pajak dan Perpanjangan STNK Sendiri


Senin tanggal 17 Februari kemarin, saya mencoba untuk mengurus pajak dan perpanjangan STNK tahunan sendiri di Samsat Ciputat. Awalnya sempat malas, karena saya kira urusannya bakal ribet. Tapi, karena kebetulan saya lagi banyak waktu luang dan pengin tau bagaimana prosesnya, akhirnya saya putuskan untuk mengurusnya sendiri. 

FYI, siapkan dulu dokumen-dokumen yang diperlukan:
  1. KTP asli dan fotokopi
  2. STNK asli dan fotokopi
  3. BPKB asli dan fotokopi, atau surat keterangan dan fotokopi BPKB yang dilegalisir oleh pihak leasing.

Wednesday, October 16, 2013

Cerita di Balik Sensasi Kelembutan Chiffon Cake

Gambar: oldecrowcandles.com

Warnanya cokelat keemasan. Sekilas tampak luar, rupanya seperti kue bolu biasa. Rasanya bervariasi—cokelat, jeruk, pandan, ada juga stroberi. Namun, berbeda dengan kue bolu biasa, kue yang satu ini terasa lebih istimewa. Sensasi kelembutannya yang tidak biasa membuat kue ini mendapat sebutan sebagai angel food atau makanan malaikat.

Perjalanan chiffon cake di dunia kuliner sudah berlangsung lama. Kemunculannya pertama kali adalah pada tahun 1927. Adalah Harry Baker, seorang agen asuransi di Los Angeles yang menciptakan resep asli chiffon cake. Berbeda dari cake atau kue bolu pada umumnya, chiffon cake memiliki tekstur ringan dan seperti spons. Masuk ke dalam mulut, setiap remahannya terasa begitu lembut saat dikunyah.

Cerita tentang kelezatan chiffon cake dengan cepat menyebar di negeri Paman Sam. Banyak orang penasaran ingin tahu apa resep rahasianya. Tetapi, selama beberapa dekade, Tuan Baker menjaga resep kuenya dengan sangat hati-hati. Hal ini membuat chiffon cake menjadi kue yang sangat eksklusif. Hanya kalangan atas dan para bintang Hollywood yang bisa mencicipinya. Baker pun hanya membuat kue andalannya ini untuk sebuah restoran mewah dan ternama di Amerika saat itu, yakni Brown Derby Restaurant.

Tuesday, October 08, 2013

Edo dan Cerebral Palsy

Gambar: medscape.com

Hari itu, hari pertama saya masuk sekolah sebagai murid SMU. Di tengah-tengah pelajaran, seorang murid masuk ke kelas. Dia datang terlambat, ditemani oleh ibunya. Guru kelas kami memperkenalkan anak itu di depan kelas. “Anak-anak, perkenalkan. Ini Edo, teman sekelas kalian.”

Saya, sama seperti teman-teman sekelas, memperhatikan Edo dengan seksama. Edo menggunakan alat bantu: tongkat dan sepasang sepatu khusus. Pembawaannya tidak seperti anak normal lainnya. Dia berbeda. Waktu itu, saya belum tahu apa yang membuat dia jadi berbeda.
Ada yang menyebut orang-orang seperti Edo, “cacat”. Ada pula yang menyebut mereka, “idiot”. Jahat ya... Saya nggak suka dengan sebutan itu, karena buktinya Edo bisa masuk ke sekolah yang sama dengan saya dan teman-teman saya yang “normal”.

Pada akhir semester pertama, Edo pamit. Mau ke Amerika untuk berlibur bersama keluarganya, katanya. Setelah libur akhir semester berakhir, dia kembali masuk sekolah. Dia membawa oleh-oleh untuk teman-teman sekelas. Saya mendapatkan sebuah emblem bergambar Apollo 11.

Thursday, February 14, 2013

Tentang Hari Kasih Sayang

Gambar: designsponge.com

Valentine's Day, Hari Valentine, atau Hari Kasih Sayang diperingati setiap tanggal 14 Februari. Budayanya sendiri berawal dari negeri bule. Singkat cerita, budaya itu lantas populer di Indonesia.

Sejarah soal Hari Valentine ternyata sangat menarik. Saya membacanya sekilas di Wikipedia. Perayaan ini dilakukan untuk mengenang seorang martir bernama Santo Valentinus atau St. Valentine.

St. Valentine adalah seorang imam yang hidup di masa Kekaisaran Romawi kuno. Sebagai imam, dia bertugas memberikan pelayanan kepada umatnya, termasuk memberikan sakramen pernikahan. Pada masa itu, para tentara dilarang untuk menikah. Tetapi St. Valentine menikahkan para tentara secara rahasia. Karena itu, akhirnya dia dipenjara dan dianiaya hingga mati.

Di Indonesia, banyak pro dan kontra soal merayakan hari kasih sayang ini. Itu kan budaya luar. Ngapain kita ikuti? Banyak juga yang bilang, kasih sayang kan seharusnya ditunjukkan setiap hari, nggak cuma di Hari Valentine. Nah, saya setuju dengan pendapat yang terakhir.

Thursday, May 26, 2011

Kenapa Saya Suka Traveling?

Pantai Busan, Korea Selatan
“The World is a book, and those who do not travel read only a page.” — St. Augustine

Thursday, January 27, 2011

Hati-hati, Jangan Lengah!


Karena kejadian hari ini, saya trauma naik kendaraan umum. Sebenarnya, saya masih lemas untuk menuliskan ceritanya. Tapi cerita seperti ini rasanya harus segera dibagikan ke orang lain, ya.

Monday, November 15, 2010

Bunda Teresa: Works of Love Are Works of Peace


“Keep the joy of loving the poor and share this joy with all you meet. Remember works of love are works of Peace. God Bless you.” — Bunda Teresa

Bunda Teresa mendedikasikan hidupnya bagi kaum miskin dan terlupakan. Ia menjadi simbol dari sebuah komitmen dan kepemimpinan yang tak kenal lelah menaburkan cinta dan harapan bagi kemanusiaan.

Saturday, October 30, 2010

Where is Indonesia?


Saat mengunjungi negara Asia atau negara Barat yang terkait sejarah dengan Indonesia, atau negara bule lain yang banyak ditinggali orang Indonesia, mungkin kita nggak perlu terganggu dengan pertanyaan ini. “Indonesia? Where is Indonesia?”

Tapi, lain halnya jika kita menjadi turis di negara Eropa yang jarang jadi destinasi wisata orang Asia. Spanyol, misalnya. Kemungkinan besar, pertanyaan “Where do you come from?” bakal diikuti dengan pertanyaan tadi. Yah, ini berdasarkan pengalaman saya sewaktu berkunjung ke sana, Mei lalu.

Wednesday, September 01, 2010

Camino de Santiago, Apa sih?

Katedral Santiago de Compostela

Mei 2010, saya dan tiga teman saya, Agnes, Astrid, dan Toni; bertualang ke Santiago de Compostela. Kami menyusuri jalur Camino de Santiago. Bagi yang baru mendengar tentang Camino de Santiago, ini sedikit cerita dari saya.

Camino de Santiago yang Tak Terlupakan


Santiago de Compostela yang berdiri megah di Kota Santiago, di daerah Galicia, Spanyol, dipercaya sebagai salah satu tempat peziarahan paling kuno bagi umat Kristiani. Meski belum sepopuler Yerusalem atau Vatican City di Roma, Italia, katedral ini telah menjadi destinasi para peziarah sejak lebih dari 1.000 tahun silam.


Ada pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Seharusnya, ada pula pepatah yang sama untuk Santiago. Many roads lead to Santiago (de Compostela). Rute-rute menuju tempat ini disebut Camino de Santiago dalam bahasa Spanyol, atau The Way of St. James dalam bahasa Inggris. Peziarahan ini dilakukan sebagai tapak tilas perjalanan St. James ketika menyebarkan agama Kristen di Eropa.

Tuesday, August 31, 2010

Donate Blood to Save Lives!


Tadi siang, kawan saya, Nurul, mengirim SMS, menanyakan golongan darah saya. Saya jawab, O+. Saya tebak, kemungkinan besar ada kenalannya yang butuh donor darah. Ada untungnya punya golongan darah O+. Saya bisa jadi donor universal.

Tetapi...

"Lo mau donorin darah, gak? Anaknya temen gue harus dioperasi besok karena gagal jantung dari lahir. Perlu darah O+. Gue juga mau donor, tapi takut ditolak karena Hb rendah. Kalo lo bisa, sore-sore ke kantor gue, Tut. Kita sama-sama ke RSCM, soalnya di kantor yang O+ cuma ada 4 orang," begitu bunyi SMS berikutnya dari si Nurul.

Thursday, June 03, 2010

I Like Paris... Haatchiii!


25 Mei 2010 - Sayang, saya dan teman-teman cuma punya waktu 10 jam untuk jalan-jalan berkeliling Paris, Prancis. Tapi, keterbatasan waktu itu nggak bikin kami mati gaya. Banyak juga tempat yang bisa kami kunjungi di kota mode itu. Berkat siapa, cobaaa? Tentunya berkat kawan kami, Mbak Etta.

Sebenarnya, Mbak Etta ini adalah kawan dari Agnes, kawan kami. Mbak Etta sudah lama banget tinggal di Paris. "Sekitar 20 tahun lah," kata Agnes. Dia yang meminta tolong Mbak Etta menjadi guide kami selama kami di Paris. "Biar kita nggak banyak ngabisin waktu nyari lokasi," begitu alasannya.

Wednesday, June 02, 2010

Nikmatnya Weißwurst



26 Mei 2010 - Selama singgah di Jerman, saya menginap di rumah Agnes, kawan saya, di Nürtingen, Stuttgart, Jerman. Di sana, saya sempat disuguhi sosis putih yang super-enak. Mereka—orang-orang Jerman—menyebutnya Weißwurst.

Katanya, sosis itu dibuat dari daging anak lembu—yang masih muda banget. Nggak heran, rasanya memang lembut banget. Baunya harum dan rasanya lezat buanget!

Monday, May 31, 2010

Pax-et Bonum

Sebelum pergi jalan-jalan, awal Mei lalu, seorang teman sempat menitip salib Tau kepada saya. "Gue nitip Tau ya, Jeng!" katanya.

"Tau? Apaan, tuh?" tanya saya. Saya baru tahu kemudian bahwa Tau adalah salib yang diperkenalkan oleh Santo Fransiskus dari Asisi. Salib tersebut bisa dilihat pada kalung yag digunakan para biarawan dari Ordo Fransiskan. Bentuk simpel, seperti huruf "T".

Saya tanya ke kawan perjalanan saya mengenai salib itu. Katanya sih ada banyak di Roma, selain di Asisi tentunya. Di bayangan saya saat itu, salib Tau berbentuk besar. Jadi, saya sempat malas juga waktu dititipi benda itu. :p

Monday, April 12, 2010

Boleh Tau

Barusan nyomot Majalah Bobo dari meja teman saya, si Dian. Ternyata isinya (masih) bisa saya baca juga. Salah satu yang menarik adalah rubrik "Boleh Tahu". Isinya, for your information:
  1. Gigi depan kelinci nggak pernah berhenti bertumbuh.
  2. Saat mengandung, rahim seorang ibu bisa membesar sampai 500 kali ukuran asalnya.
  3. Rusa punya pendengaran yang sangat tajam.
  4. Warna salju itu sebenarnya bukan putih, tetapi bening, transparan.
  5. Setelah makan kekenyangan, ketajaman pendengaran manusia akan berkurang sesaat.
    Ooooh, kini aku jadi tauuuu.... :)

    Gambar diambil dari sini.